vSphere 5–Instalasi dan Konfigurasi Dasar

Server, Virtualization

Setelah mengikuti training tentang virtualisasi beberapa minggu yang lalu sekarang gue merasa tertantang untuk mengimplementasikannya di kehidupan nyata (halah). Mumpung di kantor lagi ada server yang nganggur, sekalian trial and error aja deh, hehe.

Gue akan pakai software vSphere 5 untuk virtualisasi. Hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah lihat HCL perangkat server apakah dapat digunakan untuk diinstal vSphere 5. Jika memang sesuai barulah Anda dapat melakukan instalasi vSphere engine, ESXi Hypervisor. Spesifikasi Server yang gue pakai buat trial ini tidaklah superior, IBM X3200 M3 tower edition, Xeon X3430 2.4GHz dengan 4GB RAM. Tentunya tidak banyak VM yang dapat dibuat dengan spesifikasi HW tersebut. Basically tujuannya hanya trial atau mungkin nantinya dapat digunakan sebagai backup physical existing server (DR dadakan)—nanti gue jelasin bagaimana melakukannya.

Instalasi ESXi

Seluruh edisi vSphere, mulai dari essential, standar dan enterprise menggunakan engine yang sama bernama Esxi Hypervisor atau vSphere Hypervisor. Bedanya hanya fitur-fitur yang aktif di dalamnya. So, mulailah mendownload ESXi kemudian lakukan instalasi berdasarkan tutorial video berikut ini. Poin penting yang harus diperhatikan adalah sbb:

1. Ganti IP menjadi statik

2. Tentukan hostname

3. Atur konfigurasi DNS server dan gateway

Setelah melakukan instalasi ESXi Anda harus melakukan instalasi vSphere client. Saat ini aplikasi tersebut hanya tersedia dalam lingkungan sistem operasi Windows saja sehingga buat kalian pengguna UNIX tidak dapat menggunakan vSphere client😦 tapi tenang saja nanti jika sudah ada vCenter, konfigurasi dapat dilakukan via Web client kok🙂

Instalasi vSphere Client

Setelah berhasil melakukan instalasi ESXI sekarang waktunya untuk menginstal vSphere client yang berguna untuk melakukan konfigurasi dasar pada ESXi yang sudah dibuat sebelumnya. Caranya adalah buka alamat ESXi via web browser, misal https://%5BESXi-name%5D/%5Bip address-ESXi] kemudian pilih Download vSphere Client untuk mulai mengunduh installer vSphere client. Setelah berhasil mengunduh lakukan instalasi default tanpa melakukan perubahan apapun. Buka aplikasi tersebut dan isikan alamat ESXi berikut credentialnya.

ScreenShot470

Silahkan lihat video tutorial berikut jika Anda mengalami kesulitan. Apabila sudah berhasil masuk maka Anda sudah dapat melakukan konfigurasi pada vSphere 5.

Konfigurasi vSphere 5 – Membuat VM

Setelah Anda berhasil masuk vSphere client sekarang waktunya membuat VM. Jika Anda memiliki physical server yang ingin diubah menjadi virtual dapat menggunakan VMware Converter. Namun Anda harus sudah memiliki ESXi atau VMware Workstation sebagai target destination. Jika hanya ingin membuat jadi Virtual Disk saja maka tidak dapat dilakukan oleh VMware Converter. Atau jika aktual kasusnya adalah Anda ingin mengkonversikan physical ke virtual pada server yang sama. Nah bingung kan?

Contohnya begini, perusahaan Anda menyetujui proposal Anda mengenai cloud infrastructure, khususnya virtualisasi. Kondisi aktual perusahaan Anda hanya memiliki dua buah server dan keduanya harus diubah menjadi virtual. Bagaimana caranya? Anda bisa saja menyewa server untuk dijadikan terget destination ESXi. Namun itu bukan merupakan pilihan bijak karena selain biaya yang akan dikeluarkan mahal, kerjaan Anda juga akan semakin berat karena akan memindahkan kembali ESXi tersebut ke server yang lama.

Solusinya adalah menggunakan aplikasi 3rd party untuk image backup, salah satunya adalah Acronis Backup and Recovery untuk Small Bussiness. Tentu harus menyiapkan sarana untuk membackup hasil image backup Anda nantinya. Gue akan membahas masalah ini di artikel lainnya.

Nah, kembali ke konfigurasi vSphere, cara membuat VM sungguh mudah. Anda tinggal klik Inventory | Host | New Virtual Machine.. lalu pilih Typical dan seterusnya.. poin pentingnya adalah sbb:

1. Tentukan jenis guest OS yang digunakan karena ini berkaitan dengan default configuration untuk OS yang akan diinstal

2. Tentukan jenis storage Thin untuk menghemat disk space karena tipe storage ini adalah dynamic allocated

3. Tentukan datastore dengan kecepatan baca-tulis yang baik untuk menyimpan VMDK

Silahkan lihat video tutorial berikut jika Anda mengalami kesulitan.

 

Selamat mencoba.

Satu pemikiran pada “vSphere 5–Instalasi dan Konfigurasi Dasar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s