Percepat Proses Pengkopian Data Menggunakan Teracopy

Information, Tips & Trick

Pernahkah Anda menunggu lama untuk memindahkan data dari sebuah media ke media lainnya? contoh mudah ketika anda memindahkan ratusan bahkan hingga ribuan data backup dari cakran besi (HDD) lama ke HDD yang baru. Berapa lama waktu yang akan Anda sia-siakan? Yeah, mungkin Anda akan berasumsi sementara proses pengkopian berjalan, Anda dapat melakukan aktifitas yang lainnya. Tapi jika bisa melakukan dengan lebih cepat dan optimal, kenapa harus menunggu lama?

So, mau tau caranya mempercepat proses pengkopian/pemindahan data? gunakan Teracopy.

TeraCopy is a compact program designed to copy and move files at the maximum possible speed, providing the user with a lot of features:

  • Copy files faster. TeraCopy uses dynamically adjusted buffers to reduce seek times. Asynchronous copy speeds up file transfer between two physical hard drives.
  • Pause and resume file transfers. Pause copy process at any time to free up system resources and continue with a single click.
  • Error recovery. In case of copy error, TeraCopy will try several times and in the worse case just skip the file, not terminating the entire transfer.
  • Interactive file list. TeraCopy shows failed file transfers and lets you fix the problem and recopy only problem files.
  • Shell integration. TeraCopy can completely replace Explorer copy and move functions, allowing you work with files as usual.
  • Full Unicode support.
  • Windows 7 x64 support.

Menurut situs resminya, Teracopy merupakan sebuah aplikasi ringan yang dapat mengoptimalkan proses pengkopian & pemindahan data secara maksimum. Fitur-fiturnya juga tidak kalah bagus, yaitu mampu memberhentikan sementara (pause) proses pengkopian, pengecekan awal kapasitas target sehingga pengguna dapat langsung mengalokasikan tempat untuk data tersebut, dan menu interaktif pemilihan file yang gagal dan yang dapat dikopi ketika proses pengkopian berjalan. Selain itu aplikasi Teracopy dapat terintegrasi langsung dengan Context menu Explorer pada Windows (Menu klik kanan pada Windows Explorer.

Berikut mini benchmark yang saya coba ujikan.

Bahan dan persiapan: UFD Kingston DT100 16GB dengan isi data 6,86GB (2,273 Files & 81 Folders)

Source

1. Proses pengkopian tanpa menggunakan Teracopy

 

Progress wo teracopy

Maaf gambarnya kurang jelas. Tapi saya jelaskan bahwa proses pengkopian seluruh data membutuhkan waktu kira-kira 17 menit.

2. Proses pengkopian menggunakan Teracopy

Progress

Dapat dilihat pada gambar diatas bahwa proses pengkopian seluruh data hanya membutuhkan waktu +-9 menit! (hampir 2x lebih cepat).

Menarik bukan? sekarang Anda dapat menghemat waktu untuk mengkopi data-data yang berkapasitas besar dan banyak.

Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s