Tips berhenti merokok

Health, Information

2832980058_599bf9cf19_o

Mudah-mudahan postingan gue kali ini dapat membantu anda untuk dapat mengurangi atau bahkan berhenti sama sekali dari yang namanya rokok. Gue akan coba bagikan beberapa tips untuk berhenti merokok. Artikel yang gue kupas dsini merupakan copas dari beberapa web, yang gue satukan menjadi satu artikel. Selamat mencoba!

Tips #1

Jurus berhenti merokok yang satu ini, dilakukan secara bertahap. Dari hari kehari, mengurangi jumlah rokok yang diisap, hingga akhirnya samasekali berpisah dengan batang-batang rokok.

Namun, seperti jurus berhenti merokok yang diterapkan banyak orang lainnya, tekad yang kuat tetap merupakan modal utama. Seperti apa tahap-tahap yang dilakukan, simak yang berikut:

* Siapkan batin, bulatkan tekad untuk berhenti merokok.

* Hindarkan/hentikan minum kopi. Ganti dengan teh manis atau permen.Usahakan, minum air putih beberapa gelas setiap kali bangun pagi.

Selanjutnya, buatlah jadwal:

* Tanggal 1 – 7 : hindari merokok sebelum pukul 10.00 pagi. Boleh merokoksetiap hari tapi harus diingat hanya boleh setelah pukul 10.00.

* Tanggal 8 – 14 : jangan merokok sebelum pukul 12.00 siang (makan siang).

* Tanggal 15 – 21 : jangan merokok sebelum pukul 15.00 sore.

* Tanggal 22 – 28 : jangan merokok sebelum pukul 17.00 sore.

* Tanggal 29 – 3 : jangan merokok sebelum pukul 20.00 (makan malam).

* Cobalah merokok pada pukul 10.00 pagi tanggal 22. Anda akan merasakan pahitnya asap rokok dan aroma yang akan membuat Anda benci rokok.

Bila godaan untuk merokok masih mengganggu, cobalah alihkan perhatian dengan mengikuti olah raga ringan, joging, dan sebagainya. Paling penting biasakan minum air putih. Jangan segera puas, jika Anda telah menyelesaikan program ini.

Tips #2

“Ada cara yang mudah dilakukan untuk berhenti merokok, yakni dengan mengandalkan kekuatan otak. Atau dengan kata lain, menata ulang pikiran bawah sadar. Caranya sangat sederhana. Pertama, kita mengatakan kepada diri sendiri bahwa kita berhenti merokok dan kita hidup sehat. Hal ini bisa disebut sebagai afirmasi diri atau niat,” kata Aisah.

Kalimat yang dikatakan pada diri sendiri haruslah mengandung 3P, yakni personal, present tense, dan positive. Maksudnya, kalimat itu harus memakai kata saya (personal), dengan menggunakan struktur waktu saat ini (present tense). Jadi, mereka yang ingin berhenti merokok itu tidak menggunakan kata-kata ingin atau akan. Mereka juga harus menggunakan kata-kata positif (positive), bukan dengan kata-kata tidak atau jangan. Contohnya, saya hidup sehat.

“Alam bawah sadar lebih menerima kalimat positif seperti ini dibandingkan kalimat yang menggunakan kata-kata negatif seperti ?saya tidak ingin merokok lagi,” jelas dia.

Setelah itu, bayangkan niat tersebut tidak dalam kata-kata, tetapi pada kejadian. “Jangan bayangkan tulisan ?saya berhenti merokok?. Tetapi, bayangkan kejadian bahwa saya telah berhenti merokok dan saya hidup sehat karena tidak merokok lagi. Bayangkan apa yang didapatkan dengan hidup sehat tanpa rokok,” dia menambahkan.

Proses afirmasi dan membayangkan ini harus dilakukan lima kali sehari dan minimal selama 21 hari. “Namun, sebelum melakukannya, tubuh dan pikiran kita harus dalam keadaan nyaman dan tenang. Gelombang otak berada dalam gelombang alfa, di mana otak merasa santai dan rileks,” jelas Aisah.

Cara berhenti merokok dengan mengandalkan kekuatan otak ini juga melatih otak kanan dan otak kiri bekerja seimbang. Proses afirmasi dan membayangkan menjalankan kedua fungsi otak. Otak kiri yang antara lain berfungsi untuk analisa dan bahasa digabungkan dengan fungsi kreatif dan imajinasi dari otak kanan.

“Dengan menggabungkan fungsi kedua belah otak ini, pesan yang disampaikan ke diri kita 10 hingga 60 kali lebih cepat sampai,” ucap dia.

Aisah yakin kekuatan otak sangat membantu perokok yang ingin berhenti merokok. Bahkan, cara ini bisa juga dipraktikkan pada keinginan-keinginan yang lain. Kalaupun dia tidak berhasil menghentikan kebiasaan tersebut, mungkin karena usahanya yang tidak cukup kuat, setidaknya dia akan merokok dengan santun. Misalnya, tidak merokok di tempat umum atau dekat dengan orang lain yang tidak merokok.

“Ingat, semua rokok dan narkoba yang berasap berbahaya bagi orang-orang di sekitarnya yang tidak merokok atau tidak mengisap narkoba. Risiko yang dihadapi mereka sama besarnya dengan perokok atau pecandu narkoba,” katanya menegaskan

Tips #3

Jika anda memiliki kocek yang lebih, cobalah mengikuti program terapi yang diadakan oleh PT Pfizer dan LM3 (Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok). Terapi ini dinamakan terapi farmakologi. Terapi ini mengandalkan obat Varenicline (Terobosan baru yang disebut sebagai nicotinic acetylcholine receptor partial agonist).

Obat ini bekerja pada reseptor di mana nikotin bekerja sehingga dapat mengurangi gejala kecanduan. Di samping itu Varenicline memiliki cara kerja yang unik dengan menghalangi (antagonist effect) nikotin yang menempel pada otak. Bukan sebagai terapi pengganti nikotin, yang sudah ada sebelumnya. Varenicline juga mampu mengurangi rasa nikmat yang ditimbulkan dari rokok jika seorang pasien merokok kembali.

Terapi tersebut terdiri atas beberapa tahap. Untuk tahap awal, anda akan diberikan dosis awal Varenicline sebanyak 0,5 mg selama beberapa hari. Setelah itu dilanjutkan dengan 1 mg Varenicline hingga dosis tetap Varenicline yang harus diminum dua kali per hari.

Tips #4

Sebagaimana kita ketahui bahwa merokok lebih banyak memberi kerugian dibandingkan keuntungan. Merokok dapat menyebabkan gigi menjadi kuning, kulit yang tidak sehat, nafas yang bau, kesulitan bernafas, kanker, penyakit paru dan jantung. Walaupun demikian, orang tetap merokok dan semakin banyak anak usia muda yang mulai merokok. Walaupun statistik menunjukkan peningkatan jumlah perokok yang cukup besar, keputusan akhir untuk berhenti merokok ada pada si perokok itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa mitos dan kenyataan tentang merokok.

Mitos #1: Mengapa saya harus berhenti merokok ? Pada akhirnya saya pasti akan meninggal karena sesuatu sebab.

* Tentu, anda akan meninggal karena sesuatu sebab. Namun, bila anda perokok sedang, anda memiliki kemungkinan untuk meninggal tahun depan yang besarnya 1,5 kali orang bukan perokok yang berusia serta berjenis kelamin sama dengan anda. Anda juga memiliki kemungkinan untuk meninggal 3 tahun lebih cepat dari orang bukan perokok, dan sekitar dua kali lebih mungkin untuk mendapat serangan jantung atau meninggal karena kanker dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Mitos #2 : Bila saya berhenti merokok, saya akan menjadi gemuk.

* Bila perokok menghentikan kebiasaanya, 79 % dari mereka akan bertambah berat badannya, namun pertambahan rata-ratanya hanya 2,3 kg. Berolahraga dan menjaga makanan yang dikonsumsi dapat membantu anda mencegah terjadinya kegemukan.

Mitos #3 : Saya tidak dapat menikmati hidup tanpa merokok.

* Bekas perokok memiliki kualitas hidup yang lebih baik, dengan berkurangnya batuk, bertambah baiknya fungsi paru serta bertambah kuatnya sistem pertahanan tubuh mereka, dibandingkan mereka yang tetap merokok.

Mitos #4 : Saya sudah terlanjur sakit akibat merokok. Jadi, lebih baik saya tetap merokok.

* Mereka yang berhenti merokok setelah mendapat serangan jantung memiliki kemungkinan untuk meninggal 10 kali lebih sedikit dibandingkan mereka yang terus merokok. Sepuluh tahun setelah serangan jantung, hanya 5 % dari yang berhenti merokok kemudian meninggal, dibandingkan dengan 49 % dari mereka yang tetap merokok. Penderita kanker paru juga lebih besar kemungkinannya untuk tetap hidup bila mereka berhenti merokok.

Mitos #5 : Saya akan berhenti merokok nanti. Tubuh saya masih memiliki waktu untuk mengatasinya.

* Walaupun beberapa efek buruk rokok ( seperti yang disebabkan oleh nikotin ) dapat menghilang dalam beberapa jam sampai beberapa hari setelah berhenti merokok, efek-efek lainnya perlu beberapa tahun untuk menghilangkannya. Untuk sebagian besar penyakit akibat merokok, semakin lama anda berhenti merokok, semakin kecil kemungkinannya untuk sakit atau meninggal.

Mitos #6 : Saya hanya menyakiti diri saya sendiri.

* Teman serta keluarga anda tidak hanya harus menghadapi penyakit akibat merokok yang anda alami, kebiasaan merokok anda juga akan meningkatkan risiko mereka untuk sakit dan meninggal. Orang yang terpapar asap rokok secara reguler memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menderita infeksi saluran nafas dan penyakit paru seperti pneumonia.

Mitos #7 : Saya telah mencoba berhenti dan gagal, jadi kemungkinan besar saya akan gagal lagi bila mencoba berhenti.

* Banyak orang yang tidak langsung berhasil menghentikan kebiasaan merokoknya. Merokok adalah kebiasaan yang bersifat sangat adiktif dan banyak perokok yang mencoba berhenti untuk beberapa kali sebelum mereka akhirnya berhasil. Sebagian besar perokok kambuh kembali pada minggu pertama setelah berhenti, di saat mana gejala penghentian kebiasaan tersebut muncul dengan kuat sedangkan tubuh masih amat tergantung pada nikotin. Waspadalah bahwa saat-saat tersebut adalah saat yang paling sulit dan gunakanlah seluruh kekuatan dan kemauan anda serta teman dan keluarga anda agar dapat melalui masa-masa kritis tersebut. Metode yang terbaik bagi setiap orang berbeda-beda. Cara yang mungkin aneh bagi orang lain mungkin merupakan cara yang terbaik bagi anda. Jadi, jangan malu untuk mencoba cara baru. Berikut adalah beberapa saran yang dapat anda gunakan :
o Putuskanlah dengan tegas bahwa anda ingin berhenti merokok. Upayakan untuk menghindar dari pikiran negatif mengenai sulitnya upaya penghentian merokok.< berhenti setelah maupun sebelum baik penting, amat yang dorongan sumber menjadi dapat Mereka merokok. untuk upaya dalam anda teman-teman dan keluarga
o Jangan kosongkan asbak anda. Benda tersebut dapat mengingatkan anda tentang banyaknya rokok yang anda isap setiap harinya. Pemandangan serta bau puntung rokok tersebut juga dapat dijadikan peringatan bagi anda.
o Buang semua rokok dan korek yang masih belum digunakan.
o Kunjungilah dokter gigi untuk membersihkan kotoran gigi akibat tembakau. Perhatikan betapa indahnya gigi anda setelah dibersihkan dan pastikan agar tetap demikian keadaannya.
o Buatlah daftar barang-barang yang ingin anda beli untuk diri anda sendiri maupun untuk orang lain. Perkirakan harganya berdasarkan harga rokok perbungkus, dan sisihkan uangnya untuk membeli hadiah-hadiah tersebut.

Tetapkanlah target waktu untuk berhenti merokok, misalnya pada hari ulang tahun anda atau ulang tahun pernikahan anda, dan upayakan agar rencana tersebut jangan berubah apapun yang terjadi. Langkah ini dapat mempermudah anda untuk mengingat kapan anda mulai berhenti merokok dan untuk merayakannya setiap tahun !

3 pemikiran pada “Tips berhenti merokok

  1. Memang senjata utama adalah NIAT DAN PIKIRAN POSITIF UNTUK MEMPERTAHANKAN NIAT ITU agar menjadi prinsip. Saat lagi bokek semua ‘adem’ tp ketika lagi kaya godaan mrokok ‘nauzubillah’ caranya beli sebungkus tapi yg paling mahal plus korek lalu berjalanlah jika ketemu ssorg kasih ke dia rokok+korek tadi dlm keadaan yg masih utuh atau kalo ketemu comberan lepas plastik pelindung buka sedikit pembungkus lalu buang kesitu. Jika 1 kali kurang bermanfaat coba sampe 4-5 kali. Mencintai uang mmg tdk baik tp dlm hal ini mgkn tdk apa-apa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s